
Leicester City Pecat Martà Cifuentes Setelah Enam Bulan Menjabat
LEICESTER – Manajemen Leicester City resmi mengumumkan pemecatan manajer Martà Cifuentes pada hari Minggu waktu setempat. Keputusan ini diambil hanya enam bulan setelah pelatih asal Spanyol tersebut ditunjuk untuk memimpin ambisi The Foxes kembali ke Premier League.
Performa yang Tidak Sesuai Ekspektasi Langkah tegas ini diambil menyusul rentetan hasil yang dianggap tidak memuaskan oleh dewan klub. Hingga saat ini, Leicester City masih tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara Championship. Posisi ini dinilai jauh dari target awal musim, mengingat skuad Leicester merupakan salah satu yang paling diunggulkan untuk promosi.
Saat ini, Leicester tertinggal enam poin dari zona play-off (enam besar). Dengan persaingan Championship yang semakin mengerucut di paruh kedua musim, manajemen merasa perubahan di kursi kepelatihan diperlukan untuk menyelamatkan peluang mereka menembus zona promosi.
Masa Jabatan Singkat Cifuentes, yang datang dengan reputasi taktik modern, gagal memberikan konsistensi yang dibutuhkan di King Power Stadium. Meskipun sempat menunjukkan beberapa performa menjanjikan di awal, kegagalan tim untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen menjadi alasan utama pemutus kontraknya.
Dalam pernyataan resminya, pihak klub menyampaikan terima kasih atas dedikasi Cifuentes selama setengah tahun terakhir, namun menekankan bahwa kepentingan klub untuk segera kembali ke kasta tertinggi adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Mencari Sosok Penyelamat Pemecatan ini menjadikan Leicester City salah satu dari sekian banyak tim Championship yang melakukan pergantian manajer di tengah musim. Kini, fokus publik beralih kepada siapa sosok yang akan ditunjuk untuk mengejar ketertinggalan enam poin tersebut dan membawa Leicester kembali bersaing di jalur promosi Premier League.